TRAVEL / SEASON

Spot Terbaik di Prefektur Yamaguchi

Prefektur Yamaguchi merupakan permata tersembunyi yang terletak di ujung barat pulau Honshu. Pernah dikenal dengan sebutan Kyotonya wilayah barat karena kental dengan nuansa budaya dan spiritual terutama bagi mereka yang pernah berdiam di tanah yang indah ini.

Obyek wisata

Kuil Rurikoji

20170603-17-01-yamaguchi
http://kura1.photozou.jp/pub/374/304374/photo/152584169_624.jpg

20170603-17-02-yamaguchi
http://kura1.photozou.jp/pub/374/304374/photo/152583845_624.jpg

Rurikoji merupakan Pagoda berlantai lima dan merupakan salah satu dari banyak situs di Jepang yang diakui sebagai situs peninggalan berharga nasional. Di lantai dasar kuil, terdapat taman bernama Kozen Park, yang dikenal karena dua alasan :
- Pertama, Kozen Park merupakan tempat dikuburkannya keluarga “Mori” (penguasa wilayah dari tahun 1603 sampai 1867)
- Kemudian di taman ini terdapat “Chinryutei”, yang merupakan rumah teh kesayangan Samurai ternama, Saigo Takamori.

Selain taman hijau yang cantik, terdapat ruangan yang disakralkan yang sering digunakan sebagai tempat persembahan untuk menghormati bangunan Pagoda ini.Tidak ada petualangan spiritual yang bisa dikatakan naik level tanpa berhenti di kuil ini.

<Akses menuju Rurikoji>
Bisa dicapai dengan menggunakan bus tujuan Yamaguchi Daigaku atau Nakaoguchi dengan berhenti di halte bus Kinchomae. Akses ini hanya memakan waktu 6 menit dengan harga tiket sekali jalan sekitar 170 yen.

<Jam operasional>
9:00 – 17:00 (Tiket masuk 200 Yen)

Tsunoshima

20170603-17-03-yamaguchi
http://art46.photozou.jp/pub/667/1619667/photo/100425797_624.jpg

Jepang sering mengaitkan jiwa spiritualnya melalui jembatan, atau disebut “Hashigakeri” seperti dikisahkan dalam “Noh Theater” yang konon dipercaya dapat menghubungkan dunia manusia dengan dunia lain. Ini hanyalah sekedar perbandingan untuk menggambarkan betapa indahnya Jembatan Tsunoshima. Dengan panjang 1780 m, jembatan Tsunoshima merupakan jembatan kedua terpanjang di Jepang. Ketika melintasi jembatan ini, kamu seperti berada di surga akibat terpesona oleh birunya lautan. Saat terbaik menikmati pemandangan menawan disini adalah ketika matahari terbit atau terbenam.

<Akses menuju Tsunoshima>
Can be accessed from Shimonoseki station. Make a transfer via the Sanin main line and depart at Kottoi station. Following this, via the hotel Nishinagato resort, take the shuttle blue line bus at the entrance. This journey requires 95 minutes.

Setelah lelah mengambil gambar, cobalah untuk mencicipi kelezatan makanan laut dan sayuran segar dari pulau tetangga.

<Jam operasional>
Selalu buka

<Tiket masuk>
Tidak dikenakan biaya (barangkali karena surga itu gratis)

Akiyoshi Limestone Cave

20170603-17-04-yamaguchi
https://c6.staticflickr.com/4/3742/9843807813_b37014b627_b.jpg

20170603-17-05-yamaguchi
https://pixabay.com/p-398685/?no_redirect

Setelah bergelimang cahaya, ada baiknya untuk merasakan sedikit kegelapan.
Terletak di wilayah yang mendapat julukan “kota penambangan” di prefektur Yamaguchi, Akiyoshi Limestone Cave merupakan situs menarik yang wajib kamu kunjungi. Struktur bebatuan dengan formasi seperti sekarang ini, terbentuk akibat tetesan air hujan yang turun dalam kurun waktu lebih dari 3 juta tahun.

Selain gua, terdapat juga jalan setapak menyusuri lembah “Akiyoshidai” yang banyak diminati oleh pendaki gunung dari seluruh penjuru dunia. Tergantung musim, jalan setapak tersebut menawarkan keindahan alam yang berbeda-beda. Mulai dari cahaya merah matahari yang terik di musim panas, sampai segarnya dedaunan hijau di musim semi, sungguh merupakan tempat yang membuat decak kekaguman.

<Akses menuju Akiyoshi Limestone>
Stasiun Akiyoshido dapat dicapai dengan menggunakan JR Bus: Dari terminal bus stasiun Yamaguchi memakan waktu sekitar 60 menit (1.210 Yen)

<Jam operasional>
8:30 sampai 16:30

<Tiket masuk>
1200 yen

Ganryujima - 巌流島

20170603-17-06-yamaguchi
https://c1.staticflickr.com/1/171/379299714_10add7c15f_b.jpg

Pulau Ganryujima sering didaulat sebagai salah satu spot paling terkenal dari prefektur Yamaguchi. Konon pertempuran sengit antara pendekar pedang legendaris Miyamoto Musashi dan lawannnya, Sasaki Kojiro terjadi di pantai ini.
Alkisah, Musashi sengaja datang terlambat untuk bertarung sebagai strategi untuk membuat lawannya kesal. Dengan pedang kayu yang diukir dari dayung perahunya, dipercaya bahwa Musashi mengalahkan Kojiro.Bagi pecinta sejarah samurai, spot ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi.

<Akses menuju Ganryujima>
Ganryujima dapat dicapai dengan menggunakan kapal ferry melalui pelabuhan Shimoseki, yang memakan waktu sekitar sepuluh menit dengan biaya 400 yen.