TRAVEL / SEASON

Panduan Prefektur Ishikawa

Prefektur Ishikawa yang cantik ini terletak di pulau Honshu dan Kanazawa adalah ibukotanya. Ramai wisatawan lokal mengunjungi prefektur ini, tetapi sayang sekali wisatawan asing jarang berkunjung kesini sehingga prefektur ini ibarat sebutir permata yang tersembunyi dari jangkauan wisatawan asing.

Prefektur ini memiliki pesisir pantai yang berhadapan dengan Laut Jepang dan dikenal dengan produksi tiramnya, sehingga jika kamu menyukai makanan laut inilah tempatnya. Spot menarik lainnya di prefektur ini adalah mengamati arsitektur Samurai yang dipertahankan termasuk di kota Kanazawa itu sendiri. Selain itu ada juga gunung yang merupakan salah satu dari gunung sakral Jepang yaitu Gunung Haku atau jika kamu menyukai olahraga air kamu dapat pergi ke Noto Peninsula yang indah. Jika masih belum puas, Ishikawa juga memiliki ski resort yang buka di musim dingin serta beberapa pemandian air panas tradisional atau onsen.

20170515-17-01-Ishikawa-Guide

Akses menuju Ishikawa:

Dengan pesawat:
Bandara utama Ishikawa adalah Bandara Komatsu yang berada di kota Komatsu. Kamu bisa berangkat menggunakan penerbangan domestik dari Tokyo, Okinawa, Sapporo, Sendai dan Fukuoka.

Dengan kereta:
Stasiun Kanazawa merupakan stasiun kereta api terbesar di Ishikawa dan memiliki jalur kereta ke seluruh penjuru Jepang. Kamu bisa berangkat dengan menggunakan Tokaido Shinkansen Hikari dari Tokyo dan cukup berganti kereta di Maibara untuk lanjut naik kereta Shirasagi Express. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 4 jam dengan biaya 15.000 yen.

Pilihan lain dari Tokyo bisa dengan menggunakan Joetsu Shinkansen menuju Echigo – Yuzawa lalu berganti kereta Hakutaka untuk bisa sampai ke Kanazawa. Perjalanan ini juga memakan waktu 4 jam tetapi harga tiketnya sedikit lebih murah yaitu 13.000 yen.

Ada juga kereta-kereta lain menuju Kanazawa yang berangkat dari Osaka, Nagoya, Kyoto, dan Sapporo.

Dengan Bis:
Kamu juga memiliki pilihan untuk naik bus malam dari Tokyo ke Kanazawa dengan biaya 4.000 yen yang merupakan pilihan terbaik jika kamu sedang berhemat.

Spot Wisata:

Kanazawa:
Kota Kanazawa merupakan rumah bagi para Samurai, Geisha, Pedagang dan Panglima Perang selama bertahun-tahun, sehingga kamu dapat menemukan banyak peninggalan bersejarah berupa bangunan-bangunan kuno dan arsitektur yang penuh ukiran di kota ini. Satu tempat yang tidak boleh dilewati adalah Distrik Nagamachi Samurai serta berbagai museum yang menceritakan kerajinan tangan maupun lahan pertanian yang merupakan bagian sejarah kota ini.

20170515-17-02-Ishikawa-Guide

Taman Nasional Hakusan:
Taman Nasional Hakusan ini terletak di ujung prefektur Ishikawa dan terkenal akan gunung berapinya yang masih menjulang yaitu gunung Haku. Kamu dapat mendaki sampai ke kawah gunung bila aktivitas gunung tidak sedang bergejolak, dan gunung ini merupakan satu dari tiga gunung terkenal di Jepang yang dipercaya merupakan gunung sakral. Di musim dingin terdapat beberapa tempat terbaik untuk bermain ski atau kamu dapat menikmati aktivitas outdoor seperti hiking, berjalan-jalan dan panjat tebing.

20170515-17-03-Ishikawa-Guide

Noto Peninsula:
Noto Peninsula yang menakjubkan ini tidak terlalu banyak dikunjungi wisatawan asing karena dikenal sebagai salah satu bagian yang paling terpencil di Jepang. Sangat disayangkan karena pemandangannya cukup spektakuler termasuk tebing terjalnya dan kampung nelayannya yang mungil. Spot menarik disini adalah Wakima Morning Market dimana kamu bisa mengamati hasil tangkapan ikan yang segar dan tebing Ganmon yang luar biasa. Area ini juga terkenal dengan olahraga airnya sehingga jika kamu menyukai aktivitas seperti kite surfing, kamu tidak boleh melewatkannya.

20170515-17-04-Ishikawa-Guide

Berbelanja dan Toko Bebas Pajak

Omicho Market:
Kalau kamu mencari pengalaman berbelanja otentik di Ishikawa, kamu bisa pergi ke Omicho Market di Kanazawa. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam toko yang menjual pakaian, makanan kering, dan hasil alam lokal seperti ikan. Salah satu spot menarik disini adalah lezatnya makanan di restoran seafood jadi cobalah mampir sewaktu makan siang untuk mencicipi makanan lezat yang ditawarkan.

Abio City Kaga:
Terletak di kota Kaga Ishikawa, inilah mal besar yang memiliki semua yang kamu perlukan. Ada beberapa pilihan toko souvenir yang juga cukup besar disini begitu juga toko dengan merek kenamaan dan supermarket. Kamu juga dapat menemukan berbagai kedai makanan disini. Sangatlah mudah untuk pergi ke mal ini dari stasiun Kaga.

Wajima Lacquerware Center:
Kota Wajima di prefektur Ishikawa dikenal dengan peralatan makan khas Jepang (lacquerware) yang elegan dan cantik sehingga jika kamu ingin membeli untuk dirimu sendiri maka kamu wajib datang ke pusat peralatan makan di Wajima. Kemudian jika kamu tertarik untuk mengetahui proses pembuatannya dan sejarah mengenai peralatan makan khas Jepang, pergilah ke museum yang berada di lantai dua yang akan memberikan segala informasi yang ingin kamu ketahui.

Fasilitas Khusus:

Ishikawa mungkin bukan merupakan tujuan utama wisatawan asing, meskipun begitu cukup mengejutkan ketika mengetahui bahwa prefektur ini memiliki fasilitas layanan tur yang menarik terutama di kota Kanazawa. Misalnya kamu bisa menemukan tur keliling kota dengan berjalan kaki yang dipandu oleh pemandu wisata fasih berbahasa Inggris secara gratis yang berangkat dari Tourist Information Lobby di stasiun Kanazawa. Jadwal keberangkatan tur ini adalah pukul 9:30 pagi dan pukul 13:30 siang yang memakan waktu sekitar 3 jam. Pastinya jika kamu sedang berwisata hemat, maka tur ini merupakan atraksi yang tidak boleh dilewatkan.

Fasilitas istimewa lain yang bisa ditemukan di Kanazawa adalah fasilitas bus khusus untuk wisatawan. Fasilitas bus ini akan membawamu keliling kota dimana kamu cukup membayar 500 yen untuk berkeliling sehari penuh atau 300 yen untuk sekali jalan.

Rekomendasi untuk berkunjung:

Jika kamu ingin melakukan pendakian ke Taman Nasional Hakusan, maka waktu terbaik mengunjungki Ishikawa adalah di akhir musim panas sampai awal musim gugur karena diwaktu tersebut cuacanya tidak terlalu panas tetapi juga belum masuk musim hujan. Kamu juga pasti merasa bahwa berkunjung dimusim gugur adalah merupakan waktu terbaik untuk berkunjung karena pada musim ini dedaunan akan berubah warna layaknya rona tembaga yang sangat cantik. Jika kamu ingin melihat sakura maka kamu harus datang di awal atau pertengahan bulan April.