TRAVEL / SEASON

Day 5 ★Visit Japan Campaign 7 ★ Snow time dan Sapporo

Reported By Vawensa

Kiroro, 7 April 2017

ID-20170505-15-01-indonesia-visit-japan-diary-day5
Pemandangan dari jendela kamar di Kiroro Tribute Hotel

Kiroro Tribute Portfolio http://www.kirorohokkaido.com/

Setelah sarapan pagi kami bergegas menuju Kiroro Mountain Club yang merupakan pusat bermain ski dan snowboard. Di sini kita dapat menyewa perlengkapan bermain ski dan snowboard. Dari tempat ini para pemain ski dan snowboard dapat naik ke puncak gunung dengan ski lift untuk dapat mengakses ini pengunjung harus membayar sesuai durasi pemakaian atau tingkat level puncak yang dituju. Jika tidak bermain ski kita dapat naik ke puncak dengan gondola dengan biaya 2000 yen pulang pergi . Ski lift untuk pemain pula dikenakan biaya 3600 yen yang dapat digunakan 1 hari sepuasnya. biaya untuk menyewa perlengkapan ski/snowboard jika satu set dengan pakaiannya dari pagi sampai pukul 5 sore dikenakan biaya 7700 yen jika alatnya saja hanya 5500 yen . Anis­san dan Amelie­san mencoba untuk bermain ski. saya sendiri sudah pernah sebelumnya di Eropa sehingga saya tidak bergabung dengan mereka untuk bermain ski. Albert ­san juga tidak berminat untuk bermain ski karena ingin berhemat untuk belanja oleh­oleh di Sapporo.

Informasi biaya ski lift dan sewa alat https://www.kiroro.co.jp/

ID-20170505-15-02-indonesia-visit-japan-diary-day5

Link youtube report dari kiroro :


ID-20170505-15-04-indonesia-visit-japan-diary-day5

  Sambil menunggu yang lain bermain ski , saya menikmati Cappucino di coffee shop yang berada di Kiroro Mountain
Club. Coffe shop tersebut dioperasikan oleh Black­san seorang bule asal Australia yang sudah lama hidup di Jepang. Berdua dengan istrinya yang orang Jepang dia mengelola Double Black coffee shop. Black­san banyak merekomendasikan saya coffeeshop lainnya di Jepang terutama di Sapporo kota yang akan saya kunjungi nanti.

ID-20170505-15-05-indonesia-visit-japan-diary-day5

Di Mountain club terdapat toko yang menjual merchandise souvenir dari film Thailand "One Day"

ID-20170505-15-06-indonesia-visit-japan-diary-day5

Kalau kalian nonton film "One Day" pasti tahu ada adegan romantis di kapel yang terletak di seberang hotel Kiroro ini.

Setelah puas bermain ski dan menikmati salju kami kembali ke hotel untuk check­out dan bersiap untuk menuju Sapporo.
Di lobby hotel ternyata ada dua staff hotel yang berasal dari Indonesia. Nurul mahasiswi STIBA yang berasal dari
Bandung dan Hanny dari Universitas Soedirman,Purwokerto. Mereka berdua sudah berada di Kiroro sejak Desember 2016 dalam rangka praktek kerja magang bahasa Jepang selama 6 bulan. Menurut mereka di Kiroro terdapat 18 orang pelajar Indonesia yang sedang melakukan program magang. Awalnya tidak ada yang mengira saya orang Indonesia dan kaget waktu saya ajak ngobrol dengan bahasa Indonesia , menurut Hanny saya dikira turis dari
Thailand apalagi saat itu saya bareng Albert­san dan Amm­san yang memang asli orang Thailand, hahahaaha.

ID-20170505-15-05-indonesia-visit-japan-diary-day5
Jam 3 sore kami meninggalkan Kiroro dengan Jumbo taxi yang menjemput kami di hotel , kami tiba di hotel Dormyinn sekitar pukul 4 sore . Begitu selesai membantu kami check­in , Amm­san segera berpamitan pada kami untuk kembali ke Tokyo. Jadwal kami bebas selama berada di Sapporo mulai saat ini. Alex-­san dan Anis-­san hendak berkeliling kota Sapporo. Amelie­san mau shopping. Saya tidak bergabung dengan mereka karena akan ke money changer yang masih buka pada sore hari tersebut yang letaknya lumayan jauh dari hotel , kuatirnya besok hari Sabtu dan bank tidak akan beroperasi pada hari itu.
Hotel kami letaknya lumayan strategis karena berada di Tanuki­Koji yang merupakan shopping arcade yang terkenal di Sapporo.

Yang membuat saya terkesima akan Sapporo yaitu ketika melewati Chi­Ka­Ho / Sapporo Ekimae­dori underground walkway yaitu jalan bawah tanah sepanjang kurang lebih 520m menghubungkan jalan utama kota Sapporo , stasiun Sapporo dan stasiun Odori dan Susukino. Di sepanjang jalan bawah tanah ini terdapat banyak pertokoan. Perlu diketahui suhu udara di Sapporo lebih dingin dibandingkan di Fukuoka dan Tokyo , suhu rata ­ rata di Sapporo saat itu kurang lebih 7 derajat celcius. Tidak heran kalau jalan di luar dinginnya bukan main apalagi jika ada angin yang berhembus brrrr , saya sendiri berpakaian 3 lapis dan memakai sarung tangan dan topi yang menutupi kuping jika berada di luar. Jalan bawah tanah ini sangat membantu pejalan kaki supaya lebih hangat untuk berjalan menuju tempat yang dituju.

ID-20170505-15-06-indonesia-visit-japan-diary-day5

Sapporo Ekimae­dori: http://www.sapporo.travel/find/shops/chikaho/?lang=en

ID-20170505-15-08-indonesia-visit-japan-diary-day5

Waktu yang tersisa saya pergunakan untuk berkeliling Sapporo dan berbelanja oleh ­ oleh di berbagai tempat di Sapporo.
Hari ini merupakan hari terakhir tour Fun Japan , karena besok Amelie­san, Anis­san dan Albert­san kembali ke negaranya masing ­ masing. Sedangkan saya masih ada 1 hari ekstra karena pesawat saya kembali ke Indonesia baru akan berangkat pada Minggu pagi. Besok hari saya harus pindah hotel tempat menginap di daerah Chitose yang jaraknya lebih dekat ke bandara.
Pengalaman ke Jepang bersama Fun Japan sangat menyenangkan. Saya dapat banyak belajar banyak hal tentang kehidupan di Jepang dari budaya tertib dan disiplin, menjaga kebersihan dan keramahtamahan orang Jepang dalam melayani tamu. Saya semakin bersemangat untuk mempelajari bahasa Jepang lebih dalam dan memiliki impian untuk dapat kembali lagi mengunjungi Jepang suatu saat nanti . karena Jepang benar ­ benar endless discovery sesuai dengan taglinenya :) tidak ada habisnya tempat untuk dikunjungi di Jepang :). Terima kasih Fun Japan karena dapat memberikan saya pengalaman luar biasa di Jepang yang tak terlupakan. Buat teman ­ teman Fun Japan Indonesia ayo semangat untuk dapat pergi ke Jepang pada campaign berikutnya.

Jika kalian ingin membaca lebih lengkap mengenai perjalanan saya di Jepang , silahkan mengakses blog saya :
http://gilajepang.blogspot.jp/