TRAVEL / SEASON

Day 2 ★Visit Japan Campaign 7 ★ Yanagawa , Enmei Park , Dazaifu Shrine

Reported by Vawensa

Fukuoka, 4 April 2017
Jam 9:30 pagi kita berlima sudah berkumpul di lobby hotel untuk melakukan perjalanan di hari ke­2. 

Tujuan pertama hari ini adalah kota historis Yanagawa yang terkenal dengan sungainya.
Dari stasiun Hakata kami naik kereta menuju stasiun Nishitetsu Yanagawa dengan waktu perjalanan kurang lebih 50 menit.

Sesampai di stasiun kami harus berjalan kaki menuju tempat untuk naik perahu. Di sana terdapat jembatan merah dengan pemandangan bunga sakura dan sungai yang sangat indah.

ID-20170502-17-01-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-02-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-03-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-04-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-05-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-06-indonesia-visit-japan-diary-day2

Kami berlima naik perahu donko­bune untuk ber­kawakudari yaitu tur mengarungi sungai Yanagawa. Lama tur kurang lebih 70 menit , 1 orang dewasa dikenakan biaya 1600 Yen , untungnya Amelie­san menunjukan kupon diskon yang dia dapatkan di web jadi kami hanya membayar 1440 yen tiap orangnya. Sebelum naik kapal kita dapat menyewa topi caping dengan biaya 100 yen sayangnya karena terlalu bersemangat mengikuti tur kami jadi lupa untuk meminjam topi. Perahu donko­bune dikendalikan satu orang dengan sebilah bambu panjang.

ID-20170502-17-07-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-08-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-09-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-10-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-11-indonesia-visit-japan-diary-day2
Pemandangan di sekeliling sungai sangat indah dengan aneka pohon sakura dan tanaman lainnya yang berwarnawarni , bangunan dan jembatan ­ jembatan dengan arsitektur yang unik dan menarik.
Di sepanjang perjalanan , sang bapak pengemudi perahu sambil mengendarai kapal menghibur para turis dengan menceritakan sejarah dan informasi kota yanagawa ( dalam bahasa Jepang ) , si bapak juga mengingatkan para tamu untuk tidak memasukan tangan ke dalam sungai , mungkin untuk menjaga kebersihan sungai ya. Dalam perjalanan sering kali berpapasan dengan perahu lain , banyak juru kapal lain yang saya lihat bernyanyi atau menghibur pengunjung dengan cerita ­ cerita lucu. Seperti tidak mau kalah si bapak juru mudi kapal di perahu saya juga ikut bernyanyi. Ada juga di kapal rombongan lain , juru kapal yg kelihatannya berusia agak lebih muda ketika perahunya melewati bawah jembatan dia melompat ke atas jembatan lalu turun lagi ke atas perahu dengan cepat. ( mungkin tiap juru perahu punya trik masing2 ya dalam menghibur para tamu).
Yanagawa sangat terkenal dengan kuliner belutnya / Unagi , sayang karena keterbatasan waktu tidak sempat saya untuk mencobanya.

Link youtube di Yanagawa:


URL Yanagawa
http://www.yanagawakk.co.jp/index_e.html

Setelah selesai mengikuti tur perahu , kami kembali ke stasiun untuk menuju ke Enmei Park di Omuta.

Dari stasiun Omuta kami harus berjalan menuju Enmei Park kurang lebih 18 menit.

ID-20170502-17-12-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-13-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-14-indonesia-visit-japan-diary-day2
Enmei Park

Sayangnya di Enmei Park , tidak terlalu banyak yang bisa dilihat meski di taman tersebut terdapat kebun binatang Omuta kami tidak pergi ke sana karena tujuan kami berikutnya adalah kuil Dazaifu yang terkenal.
Dari Omuta perjalanan ke Dazaifu lumayan jauh kira ­ kira 1 jam lamanya , dan kami harus ganti kereta di Futsukaichi sebelum menuju stasiun Dazaifu.
Kuil Dazaifu terkenal di kalangan pelajar untuk berdoa agar dapat memperoleh hasil yang baik dalam ujian karena kuil ini dipersembahkan untuk Michizane Sugiwara seorang negarawan dan penyair dari abad 9 , setelah meninggal dia diabadikan sebagi dewa pembelajaran, pengabdian, dan keberuntungan.
Di sepanjang jalan dari stasiun menuju kuil Dazaifu banyak terdapat toko ­ toko yang menjual makanan dan souvenir.

ID-20170502-17-15-indonesia-visit-japan-diary-day2
Aneka toko yang menjual makanan dan berbagai souvenir

ID-20170502-17-16-indonesia-visit-japan-diary-day2


ID-20170502-17-17-indonesia-visit-japan-diary-day2

Dazaifu Tenmangu

ID-20170502-17-18-indonesia-visit-japan-diary-day2

ID-20170502-17-19-indonesia-visit-japan-diary-day2

Patung Sapi Tenjin di mana banyak wisatawan yang menempatkan tangan di dahinya dengan harapan menerima bantuan dari dewa.
bersambung ke part 2