TRAVEL / SEASON

Shikoku: Dogo Onsen dan Obyek wisata lainnya di Matsuyama

20161120-15-01- Dogo-Onsen

Pernah mendengar tentang Shikoku? Shikoku adalah pulau utama terkecil dari Jepang. Tidak setenar Tokyo, Kyoto, Osaka, atau Hokkaido. Tapi Shikoku terpilih sebagai " 52 Tempat Wisata di 2015 "oleh The New York Times dan hanya Shikoku yang masuk daftar dari Jepang. Jika kamu telah mengunjungi Jepang beberapa kali, saya sarankan kamu untuk mengunjungi Shikoku. Ada banyak menarik tempat wisata di Shikoku, tapi Matsuyama di prefektur Ehime adalah salah satu tempat wisata paling terkenal di Shikoku. di Matsuyama, ada Dogo Onsen, salah satu sumber air panas yang terkenal di Jepang dan ada beberapa tempat lagi layak untuk dikunjungi.

Tentang Dogo Onsen

Dogo Onsen adalah salah satu air panas tertua di Jepang. Memiliki sejarah lebih dari 3.000 tahun dan hanya satu air panas yang ditunjuk sebagai kekayaan budaya nasional yang penting. Juga dianugerahi dua bintang di 2009 Michelin Guide ke Jepang. Bangunan utama Dogo Onsen adalah arsitektur yang sangat bersejarah yang dibangun pada tahun 1894.

Shikoku juga terkenal sebgai model untuk animasi yang sangat terkenal "Spirited Away" oleh Studio Ghibli. Bangunannya layak untuk dilihat dan sangat sempurna untuk diambil foto. Kamu mungkin penasaran ingin melihat bangunan baik di pagi dan malam. Onsen buka pada pukul 6 di pagi hari bertepatan dengan suara drum Jepang. Pada malam hari gedung terang dengan cahaya dan itu sangat indah.

20161120-15-02- Dogo-Onsen
Lokasi pemotretan dari Novel dari Soseki Natsume

Dogo Onsen juga terkenal sebagai tempat pemotretan dari novel Soseki Natsume "Botchan". Soseki Natsume adalah salah satu novelis Jepang yang paling terkenal. Pada bangunan utama, ada ruang yang disebut "ruang Botchan" dan itu adalah tempat Soseki Natsume bersantai setelah mandi di onsen panas yang bagus. Ada beberapa gambar yang dipamerkan di ruangan. Bisa dikunjungi secara gratis jika kamu masuk ke onsen yang berbayar.

Biaya masuk

Ada 5 jenis biaya masuk. Jika kamu ingin melihat bangunan tanpa masuk onsen, biayanya ¥ 260. Kamu dapat masuk onsen dengan biaya masuk ¥ 410.Jika kamju ingin menyewa dan memakai yukata (sebuah kimono informal) dan bersantai di ruang istirahat, biaya masuknya ¥ 840. Di ruang istirahat, Senbei (kerupuk Jepang) dan teh disajikan. Jika kamu memiliki cukup waktu untuk tinggal di sana, saya sarankan rencana ini.

Jika kamu membayar ¥ 1250, Kamu dapat menggunakan bak  mandi khusus yang tidak terlalu ramai, dan kamu juga dapat menggunakan yukata, dan ruang istirahat. Ada juga rencana lain yakni kamu dapat menggunakan ruang pribadi untuk bersantai setelah kamu masuk onsen. Biaya masuk dari rencana tersebut adalah ¥ 1.550. Kamu bisa tinggal hanya satu jam di onsen termasuk bersantai saat setelah onsen. Jika kamu memilih rencana dengan kamar pribadi, kamu memiliki tambahan 20 menit untuk tinggal. Hati-hati biaya masuk bisa berubah.



Tempat lain yang layak dikunjungi di Matsuyama

20161120-15-03- Dogo-Onsen

Matsuyama adalah tempat wisata populer. Tidak hanya ada Dogo Onsen tetapi masih banyak tempat yang layak untuk dikunjungi. Kuil ziarah Shikoku ke 88 candi adalah kuil ziarah paling terkenal di Jepang. Ada sekitar 10 kuil di daerah Matsuyama dan kuil-kuil yang tempat yang baik untuk dikunjungi.

Ada juga sebuah kastil di Matsuyama. Kastil Matsuyama  dianugerahi sebagai kastil terbaik kedua yang layak untuk dikunjungi di Jepang oleh Tripadvisor pada 2014. Kastil ini bangunan asli dan dibangun pada era Edo.

Lembah terbesar Shikoku juga terdapat di dekat Matsuyama. Salah satunya adalah Omogokei di kaki Ishizuchiyama. Isizuchiyama adalah gunung suci dan gunung tertinggi di Jepang Barat. Air sungai sangat transparan dan pandangan sangat indah. Musim terbaik adalah di musim gugur ketika daun berubah menjadi merah. Ini adalah tempat yang baik untuk mengambil photo.

Ada juga tempat-tempat yang berhubungan dengan Soseki Natsume dan banyak tempat wisata lainnya. Matsuyama atau Shikoku bukan hanya tempat terbaik tetapi juga terkenal. Kamu dapat menikmati budaya Jepang di Matsuyama.